FORUM TAPAK SUCI
September 08, 2010, 18:55:03 *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
News: Forum TAPAK SUCI
 
   Home   Help Mobile Search Login Register  
Pages: [1] 2 3 ... 10
 1 
 on: July 07, 2010, 18:48:18 
Started by fdi_jkb - Last post by fdi_jkb

     Assalamu'alaikum Wr.Wb.
     
     Salam perguruan sodare2..

       
Forum TS kurang peminat nya dari teman2 seperguruan, apalagi diluar itu, Kenapa?
       lebih banyak yang pake Facebookan...

 
THANX
[/pre][/pre]

 2 
 on: May 22, 2010, 01:31:42 
Started by mumtazah - Last post by handy
... buah dari kebaikan adalah kebaikan ...

 3 
 on: May 03, 2010, 16:10:56 
Started by qbstudio - Last post by mumtazah
sekalian mau bagi pengalaman

Waktu kecil dulu, saya pernah diajak main-main ke monas. yang namanya anak kecil liat-liat monas ya sambil loncat-loncat, lari-lari ke sana- ke mari, kejar-kejaran dengan adik-adik, teriak-teriak sampai keluar bahasa sehari-harinya, yaitu bahasa minang.

Setelah capek, baru sadar kalo kami jadi pusat perhatian dari pengunjung lainnya Cheesy
Mungkin pada merasa aneh ya. Ah, cuek aja...yang penting bisa sesukanya ngomong pake bahasa minang di jakarta Cheesy Cheesy

 4 
 on: May 03, 2010, 16:06:24 
Started by qbstudio - Last post by mumtazah
Walaubagaimanapun usaha untuk melestarikan bahasa Minang harus diteruskan.

Hmm... jadi ingat kata-kata seorang pengusaha minang waktu di salah satu seminar yang pernah saya ikuti.
"orang minang itu pemalu, tidak seperti orang jawa yang suka ngomong pake bahasa jawa sesukanya. gak peduli tempat atau waktu, asalkan ketemu dengan sesama orang jawa, pasti langsung ngomong pake bahasa jawa. Nah, orang minang mana pernah kayak gitu." Cheesy Cheesy



 5 
 on: May 01, 2010, 11:06:45 
Started by qbstudio - Last post by qbstudio
Mantap...nanti ikut menanggapi Smiley

 6 
 on: May 01, 2010, 11:05:20 
Started by Yusrim - Last post by qbstudio
Wa'alaikumsalam...selamat jumpa lagi. Terima kasih atas informasinya. Untuk pertama saya belum menanggapi sebab hendak menjawab salam dulu .. Smiley

 7 
 on: March 29, 2010, 21:07:35 
Started by mumtazah - Last post by handy

Hati yang bimbang akan menimbulkan kehancuran,, membutuhkan keberanian dan kebesaran hati untuk membuat perubahan yang berarti

 8 
 on: March 12, 2010, 11:10:06 
Started by qbstudio - Last post by Ansyordin
dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat
tanpa iman dan akhlaq saya menjadi lemah

tugas utama kita adalah terus memperbaiki diri untuk mempertinggi ketaqwaan kepada Allah SWT,
Kemuliaan dari Allah SWT kita harapkan diberikannya kepada kita semua ....amin...

 9 
 on: March 09, 2010, 16:18:20 
Started by Ansyordin - Last post by Ansyordin
Ass. W. W.,

Alhamdulillah, setelah melakukan perjalanan sekitar enam jam akhirnya sampai jugalah kami ditempat tujuan.
Awalnya dari kota baturaja dengan mengendarai tiga sepeda motor
kami berenam selepas sholat Dzuhur memulai perjalanan ini. menjelang pukul 17.15, kami menyempatkan diri mampir dirumah sdr. Elman, KMdy dikecamatan lengkiti. melanjutkan perjalanan dalam cuaca mendung cukup mengasikan, dalam harap cemas semoga hujan tidak turun...

Kota muaradua persis paruh jalan jarak tempuh menuju lokasi tujuan kami lalaui, waktu menunjukkan pukul 19.00 tidak menyurutkan kami melanjutkan perjalanan setelah menlepas kewajiban sholat maghrib...

perjalanan memiliki rute tunggal tanpa alternatif...berkelok, terjalnya tebing dan curamnya lembah membuat kami sangat berhati-hati dengan mengatur kecepatan. lampu jalan memang belum dipasang....hutan belantara menambah dinginnya cuaca perjalanan...

Simpang sender, dicapai kata sepakat untuk mengisi bahan bakar sembari bertanya arah perjalalan, maklum ini yang pertama kali...hikzh... tinggal sepuluh kilometerlagi....

akhirnya....alhamdulillah....
banding agung, sebuah desa yang terletak di tepian Danau Ranau....

sambil bercengkerama..
hilang rasa penat selama perjalan...
kami bermalam.....

ini bukan tempat seharusnya kami berada...
pimda 103.....ogan komering ulu....

muaradua, simpang sender, banding agung adalah sebbuah kabupaten lain...
ada pimda tapi tiada berada....
mereka yang dari banding agung sering berkoordinasi kemuaradua, tapi jawabnya tiada kunjung diterima...
mereka yang berada dibanding agung akhirnya kebaturaja....
atas dasar semua itu ....
kami datang...
semoga membawa kebaikan...

mereka yang mengharap untuk diuji ketingkat Kader Muda :
1. Sahidun
2. Selamet
3. Ari
4. Edi
5. Cecep
6. bersama 17 siswa melati coklat satu ke MC 2

alhamdulillah semua berlangsung sesuai rencana.....
Ansyordin, S.Pd., PKa.
Hasnir Qasdi, KKa.
Heri Apriantoni, KKa.
Masromi, KKa.
Mursalin, KKa.
Martono Kusuma Bangsa, KKa.

 10 
 on: February 20, 2010, 12:59:51 
Started by qbstudio - Last post by Yusrim
Saya bukan orang keturunan Padang atau Minang. Tapi orang Padang banyak mempengaruhi saya terutama dari sudut agama dan makanan. Saya gemar membaca buku2 Buya Hamka seperti Sejarah Umat Islam, Pedoman Hidup, Falsafah Hidup, Tafsir Al-Azhar, Merantau ke Deli, Di bawah Lindungan Kaabah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk dan lain lagi. Malah selepas beliau dibebaskan pada akhir tahun 70han dan awal 80han beliau sering beri ceramah di TV Malaysia dan juga pernah menghadiri syarahan beliau di Singapura sebelum beliau wafat. Novel beliau Merantau ke Deli merupakan buku teks sastera waktu saya di sekolah menengah tahun 70han.Selain beliau, saya juga pernah ikuti kelas agama yang dipimpin oleh Buya Malik murid Buya Hamka yang sering ke Muhammadiyah Singapura pada tahun 80han untuk menyampaikan dakwah Islamiyah. Selain dari itu ada tokoh2 Muhammadiyah yang lain yang sering ke Singapura untuk menyampaikan kuliah agama seperti Ustadz Hj Goodwill Zubir, Ustadz Yunihar dan Ustadz Khotib Panglima Kayo.
Masakan Padang juga merupakan kegemaran saya. Saya lahir di Singapura dikawasan yang sering dikunjungi oleh pedagang2 dari Padang. Terdapat beberapa kedai makan minang atau pariaman. Cuma masakan Padang di Singapura pada hari ini tidak sama rasanya dengan masakan Padang yang saya pernah rasa padatahun 70han. Mungkin tangan yang memasak makanan Padang ketika itu memang tangan Padang asli dibanding dengan yang sekarang lahir di singapura cuma keturunan Minang atau Pariaman. Walaubagaimanapun usaha untuk melestarikan bahasa Minang harus diteruskan.Mudah2han walaupun saya bukan keturunan Padang dapat menafaat darinya.

Pages: [1] 2 3 ... 10
Powered by MySQL Powered by PHP (c) Pimpinan Pusat
Perguruan Seni Beladiri Indonesia
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

Powered by SMF | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
Valid XHTML 1.0! Valid CSS!